Tampilkan postingan dengan label ABJAD S. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABJAD S. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

PKJ 58 - Semua Yang Tercipta

1.  Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Matahari, bulan, bintang burung-burung,
ikan-ikan, seluruh margasatwa digunung dan dilembah.

2.  Semua manusia, hai ikutlah serta
memuji kasih Tuhan yang agung mulia.
Dalam Yesus, PuteraNya, kita s’lamat selamanya;
segala sesuatu dibaharuiNya.

3.  Sekarang menderita seisi dunia
dan dosa manusia mengakibatkannya.
Tapi Yesus pun sengsara bagi kita yang bersalah,
Terhapus dosa kita disalib Golgota.

4.  Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia;
pun kami Kaubangkitkan, baptisan tandanya,
agar kami menerima hidup baru tak terkira
dan kami jadi saksi di alam semesta.

5.  Semua yang tercipta, hai alam semesta,
Agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Oleh Yesus disampaikan pengampunan, perdamaian.
Kelak bumi baru genap semuanya.

PKJ 70 - Slamat Datang Kami Ucapkan


1.  S’lamat datang kami ucapkan, Tuhan,
Engkau t’lah rela datang didalam dunia.
Tempat mulia indah Engkau tinggalkan, Tuhan,
untuk menyelamatkan umat manusia.

2.  T’rima kasih kami ucapkan, Tuhan,
atas kasih sayangMu kepada dunia
Engkau korbankan jiwa serta ragaMu, Tuhan,
membebaskan manusia yang sarat dosa.

PKJ 72 - Siapa Gerangan Sang Raja

1.  Siapa gerangan Sang Raja yang t’lah lahir?
Ikut petunjuk para malaikat.
Lekaslah cari Sang Bayi dipalungan,
Dibungkus lampin; mari melihat!
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

2.  Nubuat lama yang dulu disabdakan
kini ternyata t’lah digenapi.
Sang Raja Damai pembawa t’rang abadi
sekarang lahir; sorga bernyanyi.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

3.  Bayi yang kudus, Engkaulah Raja Damai.
Benci Kau ubah menjadi kasih.
Yang bermusuhan menjadi bersahabat,
yang putus asa berpengharapan.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

4.  Ya Jurus’lamat, dengarlah doa kami.
Tetaplah tinggal dihati kami.
Berkati kami dan jadikanlah kami
saluran berkat bagi sesama.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

Selasa, 29 Januari 2013

PKJ 90 - Siapa Yang Kaucari?

1.  (Pria:) Siapa yang kau cari?
(Wanita:) Yesus, Tuhanku!
(Pria:) Yang Hidup yang kaucari, kubur bukan tempatNya!
(Semua:) Didalam pertarungan kuasa maut dipatahkan, ingatlah, Yesus berjanji; Ia bangkit dari yang mati. (2x)

2.  (Pria:) Yang ingin kau jumpai?
(Wanita:) Yesus, Tuhanku!
(Pria:) Tuhanmu sudah bangkit; kubur bukan tempatNya!
(Semua:) Didalam pertarungan kuasa maut dipatahkan, ingatlah, Yesus berjanji; Ia bangkit dari yang mati.(2x)

PKJ 93 - Sungguh Agunglah Rahasia Ibadah

1.  Sungguh agunglah rahasia ibadah Gereja,
amat dalamlah maknanya bagi orang beriman:
Tuhan menyatakan Diri dalam rupa manusia,
disalibkan, dibangkitkan, dibenarkan dalam Roh.

2.  Tuhan menampakkan Diri pada malak disorga,
dikabarkan pada bangsa-bangsa yang belum kenal,
dipercaya oleh umatNya didalam dunia dan
diangkat naik kedalam kemuliaan Ilahi.

PKJ 100 - Syaranam

1.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
(Bait) Cahya Ilahi, syaranam,
ya Sumber hidup, syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal
 
2.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
(Bait) Tuhan penyayang, syaranam,
Maha pengasih syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal
 
3.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
Roh kebenaran, syaranam,
ya Roh Penghibur, syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal

PKJ 107 - Satukanlah Kami, Tuhan

1.  Satukanlah kami, Tuhan,
di dalam kasihMu Tuhan.
Bimbing langkah kami,
langkah yang benar.
Taburkanlah damai
yang menyatukan.

2.  Tiada kuasa kami, Tuhan,
hadapi semua godaan.
Ulurkan tanganMu
di perjalanan,
agar jangan ragu
di persimpangan.

3.  Hanya oleh kuasaMu, Tuhan,
benteng perlindungan kami;
yang menyelamatkan
di saat lengah.
Dari musuh jahat
kami amanlah.

4.  Kau Nakhoda kami, Tuhan,
hingga tiba di tujuan.
Engkau Sang Pedoman,
tiang yang teguh.
Satukanlah kami
dalam baht’raMu.

PKJ 106 - Satukan Kami, Ya Tuhan

Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan ikatan yang kuat.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan kasihMu yang kekal.
Allah yang Esa, Raja yang Esa,
umatpun esa, pujian bergema.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan ikatan yang kuat.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan kasihMu yang kekal.

PKJ 109 - Segala Bangsa, Marilah

1.  Segala bangsa,
marilah, puji Penciptamu!
Baktikanlah kepadaNya
ragam budayamu!

2.  Dengan aneka logatmu
berpadu suaralah!
Bersuka ria bersyukur
atas karunia!

3.  O Surya Hidup berseri,
penuh anugerah:
cahaya, tenaga, rezeki:
Engkaulah sumbernya.

4.  O Sumber ilham cemerlang,
jadikan umatMu
berdaya cipta
tak lekang di KerajaanMu.

5.  Biarlah kami tegerak,
pun di tempat kerja,
membagi kasih dan berkat
untuk semuanya.

PKJ 108 - Segala Bangsa Dunia

1.  Segala bangsa dunia, mari memuji Tuhan!
Megahkan Dia s’lamanya, lagu syukur lantunkan!
Terimalah anugerah dan damai kerajaanNya.
Nyanyilah Haleluya!

2.  Betapa hebat rahmatNya yang nyata atas kita,
penuh berkat karunia dan sarat sukacita!
Kasih setia janjiNya tetap selama-lamaNya.
Nyanyilah Haleluya!

PKJ 110 - Seperti Tuhan Yesus Di Dalam Allah Bapa

Seperti Tuhan Yesus di dalam Allah Bapa,
umatNya juga satu di dalam Tuhannya;
di Timur atau Barat, Selatan dan Utara
Gereja Tuhan esa di s’luruh dunia.

Sabtu, 26 Januari 2013

PKJ 138 - Setiamu, Tuhanku, Tiada Bertara

1.  SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara,
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi, tetap.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

2.  Musim bertanam dan musim tuaian,
surya, rembulan di langit cerah,
bersama alam memuji, bersaksi
tentang setiaMu tak bercela.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

3.  Ampunan dosaku, damai abadi,
kehadiranMu dan bimbinganMu,
kini kekuatan dan besok harapan:
Hujan berkat Kau beri padaku.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

PKJ 154 - Setiakah Diriku Padamu

1.  Setiakah diriku padaMu, Tuhanku?
Dan siapkah hatiku mengiringMu terus?
‘Ku harus mengaku tidak tekun,
semangat pun rentan
dan jiwaku yang rapuh
membuatku bercela.

2.  Kau panggil aku, Tuhan, ‘ku datang padaMu
dengan rendah hatiku kut’rima tugasku.
Kobarkan semangat di hatiku,
kuatkan imanku
dan tuntun aku, Tuhan,
arahkanlah niatku.

3.  Menapak jalan Tuhan, meski letih lesu,
tetap Engkau ‘kuturut, apapun maksudMu.
Engkaulah jalanku, kebenaranku,
Kaulah hidupku.
Jadikanlah hambaMu
berguna di ladangMu.

PKJ 169 - Surya Kencana, Riang Dan Ramah

1.  Surya kencana, riang dan ramah,
sesudah malam membuat alam
bermandi cahya segar berseri.
Semalam suntuk terbaring tubuhku;
kini ‘ku bangun; dengan rasa kagum
kupandang langit ceria jernih.

2.  Indah sempurna ciptaan Tuhan:
‘Ku terkesima takjub melihat karya
tanganNya yang agung megah.
Bukankah itu perlambang bagiku
yang di warnai semarak sorgawi:
KerajaanNya di cah’ya baka.

3.  Angkatlah gita bagi Pencipta
dan persembahkan bermurah tangan
yang kepadaNya kudus berkenan.
Pemb’rian kita yang paling mulia
itulah hati bersyukur sejati;
kurban yang harum bagaikan menyan.

4.  Siang dan malam umatNya aman:
tangan Ilahi ‘kan memberkahi
yang kepadaNya terus berserah.
Kita terbaring dan Tuhan pun hadir;
kita terjaga dan Ia siaga;
siang dan malam wajahNya cerah.

5.  Bapa di sorga, padaMu jua
‘ku pasrah diri di pagi ini;
bersama Tuhan mulai langkahku.
Tolong kulawan segala godaan;
jauhkan itu, supaya ‘ku hidup
turut ajaran KerajaanMu.

6.  Ingin kulihat dengan gembira
bahwa kawanku dapat berkatMu
dan kar’na itu kupuji Engkau.
Iri dan loba yang datang menggoda,
bisikan setan penuh kedengkian
dari hatiku buangkanlah jauh.

7.  Bila hatiku Kauberi minum
anggur yang pahit derita salib;
biar kut’rima di dalam iman.
Takkan ‘ku hanyut di dukacitaku.
Tuhan, Engkaulah Bapaku di sorga;
Kau besertaku memikul beban.

8.  Memikul salib akhirnya habis;
sesudah malam, seusai topan
surya kembali bersinar cerah.
Aku nantikan terang sukacita,
damai abadi di taman sorgawi,
memandang Tuhan, Sang Surya baka.

PKJ 174 - Sudah Waktunya

Sudah waktunya kami melepaskan lelah.
Tuhan, lindungi kami tidur nyaman nyenyak.

PKJ 175 - Satu Tanah Air

Satu tanah Air, satu Bangsa
dan satu dalam Bahasa.
Indonesia kebangsaanku,
engkaulah Tanah Airku.
Alam indah mempesona,
suku bangsa beraneka,
budayanya sungguh kaya,
karya agung Sang Pencipta.
Mari kita semuanya menghayati
maknanya, satu Tanah Air kita,

Jumat, 23 November 2012

NKB 199 - Sudahkah Yang Terbaik ‘Ku Berikan


1.  Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus Tuhanku?
Besar pengurbananNya di Kalvari!
DiharapNya terbaik dariku.
Reff:
Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari
dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu?
Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus, Tuhanku?

2.  Begitu banyak waktu yang terluang
sedikit ‘ku b’ri bagiNya.
Sebab kurang kasihku pada Yesus;
mungkinkah hancur pula hatinya?
Reff:
Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari
dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu?
Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus, Tuhanku?

3.  Telah ‘ku perhatikankah sesama,
atau ‘ku biarkan tegar?
‘Ku patut menghantarnya pada Kristus
dan kasih Tuhan harus ‘ku sebar.
Reff:
Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari
dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu?
Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus, Tuhanku?

4.  ‘Ku tak mau lebih lama dalam jurang,
‘ku panjat dindingnya terjal.
Dunia yang ‘kan binasa memerlukan
berita kasih Allah yang kekal.
Reff:
Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari
dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu?
Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan
kepada Yesus, Tuhanku?

NKB 198 - Sahabatku Yang Paling Karib


1.  Sahabatku yang paling karib, di sorga rumah tinggalNya;
bicaraNya benar dan baik, kerjaNya jujur s’lamanya, (2x)
yaitu Yesus, Tuhanku, kekal Sahabat karibku.

2.  Manusia terombang-ambing, tetapi Yesus tak pernah;
di malam hari ‘ku terbaring di dalam perlindunganNya. (2x)
‘Ku tahu, Yesus, Tuhanku, kekal Sahabat karibku.

3.  Di dunia orang jual kasih menghitung laba-ruginya,
ketika tiada untung lagi, tak jarang sirna kasihnya, (2x)
tetapi Yesus, Tuhanku, kekal Sahabat karibku.

4.  NyawaNya pun direlakanNya supaya aku ditebus
dan dosaku dihapuskanNya dengan darahNya yang kudus. (2x)
Ya, sungguh, Yesus, Tuhanku, kekal Sahabat karibku.

NKB 209 - Simaklah, Hai Pemuda!


1.  Simaklah hai pemuda! Dunia menantang engkau.
Jangan lesu, cepat seg’ra! Mari berjuang terus!
Reff:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!
2.  Tidakkah ‘kau menyimak tangis, jerit yang pedih,
dari derita dan cela? Mari berjuang terus!
Reff:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!
3.  Lihatlah yang mengancam rakyat kecil dan lemah;
pun kejahatan merebak. Mari berjuang terus!
Reff:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!
4.  Lawan dan yang tersisih rindu ‘kan dimengerti;
yang lemah ingin dibela. Mari berjuang terus!
Reff:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!
5.  Apa pun kita buat, Yesus teladan benar
dalam kebaikan, kasih pun. Mari berjuang terus!
Reff:
Tiada penghalang, tiada perintang, kita berjuang pasti menang.
Mari pemuda, ikut seg’ra, raih kejayaanmu!

NKB 212 - Sungguh Inginkah Engkau Lakukan


1.  Sungguh inginkah engkau lakukan hal besar?
Jangan tunggu tiba saatnya.
Kini tugasmu kerjakan dengan baik benar.
Jadilah suluh dunia!
Reff:
Jadilah suluh dunia!
Jadilah suluh dunia!
Mungkin ada yang terhibur kar’na sinarnya.
Jadilah suluh dunia!

2.  ‘Kau pun dapat mengenyahkan awan yang gelap
bagi hati susah dan resah.
‘Kan dirasakannya penghiburan yang sedap.
Jadilah suluh dunia!
Reff:
Jadilah suluh dunia!
Jadilah suluh dunia!
Mungkin ada yang terhibur kar’na sinarnya.
Jadilah suluh dunia!

3.  Tiap talentamu pasti ada artinya
bila mencerminkan kasihNya.
Barang yang kecil pun sungguh ada gunanya.
Jadilah suluh dunia!
Reff:
Jadilah suluh dunia!
Jadilah suluh dunia!
Mungkin ada yang terhibur kar’na sinarnya.
Jadilah suluh dunia!