Tampilkan postingan dengan label ABJAD T. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABJAD T. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Februari 2013

PKJ 45 - Tuhan Allah, Janganlah

1.  Tuhan Allah, janganlah Kau menghukum aku:
O, berapa lamakah lanjut amarahMu?
Dosaku, murkaMu, hapuskanlah itu dengan darah Kristus!

2.  Dalam maut yang kelam siapa yang bersyukur?
Jiwaku luputkanlah dari alam kubur.
Biarlah s’lamanya aku menyanyikan bagiMu pujian!

3.  Bapa, kasihanilah, rahmatMu tunjukkan.
Diriku pulihkanlah dalam kesembuhan.
Datanglah segera dan urapi aku dengan kurniaMu!

4.  Siang malam ‘ku cemas, gemetar badanku.
Air mataku deras; tergenang ranjangku.
‘Ku letih dan sedih mengeluh padaMu: Tuhan, tolonglahku!

5.  Para musuh, mundurlah! Jauhlah, hai penjahat!
Tuhan sudah mendengar suara yang meratap: doaku,
Tangisku diindahkan Tuhan. Dia kuagungkan!

6.  Allah Bapa, t’malah puji dan syukurku.
Tuhan Yesus, Engkaulah Penebus hidupku.
Roh Kudus, kuasaMu sumber penghiburan. T’rima kasih Tuhan!

PKJ 43 - Tuhan, Kami Berlumuran Dosa


1.  Tuhan, kami berlumuran dosa.
Tuhan, sudikah ampuni kami.

2.  Tuhan, harta kami musnah sudah.
Tuhan, hati masih milik kami.

3.  Tuhan, sudi ampuni mereka.
Tuhan, Kau yang tahu perbuatannya.

4.  Tuhan, kami berlumuran dosa.
Tuhan, sudikah ampuni kami.

Kamis, 31 Januari 2013

PKJ 73 - T’lah Turu Ke Dunia

T’lah turun ke dunia, tinggalkan takhtaNya,
kemuliaan sorga ditanggal semesta,
tiada bagiNya tempat di Betlehem.
O, b’rilah, hai manusia, tempat dihatimu!
Mari sembah, ucap syukur, kar’na besar
anug’rah Tuhanmu yang b’ri Imanuel.

PKJ 75 - Tuhanku, Biarlah Kini Hambamu Pergi

1.  Tuhanku, biarlah kini hambaMu pergi
sesuai firmanMu, dalam damai sejahtera.
Kurnia s’lamatMu t’lah dilihat mataku.
S’lamatMu yang Kau b’ri dihadapan dunia.

2.  Tuhanku, s’lamatMu adalah t’rang yang kekal,
dan terang itulah jadi pernyataanMu.
Dan semua bangsa lain akan lihat nyatanya.
TerangMu jadilah kemuliaan umatMu.

PKJ 78 - Talita Kum

Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.

1.  Kami b’ritakan keagungan kuasaNya bagi dunia.
Pujilah Dia dengan musik dan tarian, pujilah namaNya.
Kembali ke Reff.
Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.

2.  Mari menolong orang yang menderita dalam hidupnya.
Kami senang layani pekerjaan Tuhan, dan terus berdoa.
Kembali ke Reff.
Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.
3.  Kami bersatu dalam nama Tuhan Yesus, satukan iman.
Mari berdoa mohon perlindungan: Tuhan, s’lamatkan kami.
Kembali ke Reff.

PKJ 77 - Talita Kum, Anak, Bangkitlah

1.  Talita kum, anak, bangkitlah! Talita kum, anak, bangkitlah!
Dan anak bangkit dengan tegap, dan semua heran, senang.
dan anak bangkit dengan tegap, dan semua heran, senang.
Reff:
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

2.  Talita kum, umat, bangkitlah! Talita kum, umat, bangkitlah!
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

Reff:
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

PKJ 85 - Terpancang Salib Di Bukit Gersang

1.  Terpancang salib di bukit gersang,
pertanda siksa dan maut kejam.
Terpaku Kristus dikayu salib,
menanggung nista dan cela.
Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

2.  KematianNya bukti kasihNya
bagi manusia yang berdosa,
dan kebangkitanNya anugerah
bagi seluruh dunia.
Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

PKJ 84 - Tatkala Kau 'Kan Ditawan


1.  Tatkala Kau ‘kan ditawan, tiada Engkau mau melawan.
Hati remuk tak terp’ri menerima cium keji.
Tidak seorangpun kawan, murid semua menghilang,
bagaikan domba kelu Kau ikuti penyiksaMu.
Reff:
Bagikulah Kau menyerah, memb’rikan nyawaMu.
Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

2.  Kau diludahi, dihina, Kau dipecut dan disiksa,
muka terluka, lebam oleh duri tajuk kejam.
Ya, Yesus kar’na dosaku akulah patut dipaku,
namun kasihMu besar melepaskan aku cemar.
Reff:
Bagikulah Kau menyerah, memb’rikan nyawaMu.
Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

Selasa, 29 Januari 2013

PKJ 87 - T’rang Paskah Berseri

1.  T’rang Paskah berseri, tersingkir kesedihan:
Sang Raja tersalib. Menang dengan gemilang!
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

2.  Harapanku teguh; kelak ‘ku bangkit pula
diwaktu menderu seruan sangkakala.
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

3.  Sang maut menyerah, tak lagi berkuasa,
dan ‘ku bahagia, selamat kar’na Paskah.
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

PKJ 91 - Tuhan T’lah Bangkit

1.  Tuhan t’lah bangkit, Haleluya! Bersukacita, Haleluya!
Dengarlah suara dari sorga: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!
Hai manusia, dengar Tuhanmu, pujilah Dia yang menebusmu.
Bersorak-sorak dan bergemar: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!

2.  Pujilah Dia, Haleluya! yang disalibkan, Haleluya!
Dosamu ditebus olahNya untuk selama-lamanya.
Dosa terhapus oleh darahNya. Dalam kasihNya ‘ku bahagia!
Mari bersyukur dan pujilah: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!

Sabtu, 26 Januari 2013

PKJ 139 - Tuhan, Ya Allahku

1.  Tuhan, ya Allahku, dengarkan permohonanku.
Jawablah aku dalam kesetiaanMu karena keadilanMu.
Jawablah aku dalam kesetiaanMu karena keadilanMu.

2.  Hati dan semangat jiwaku pun lemah lesu.
Gundah gulana hatiku dalam tubuhku, aku teringat padaMu.
Gundah gulana hatiku dalam tubuhku, aku teringat padaMu.

3.  Aku merenungkan segala perbuatanMu
dan memikirkan segala kasih sayangMu. Jiwaku rindu padaMu.
dan memikirkan segala kasih sayangMu. Jiwaku rindu padaMu.

PKJ 141 - Tuhanku Besar

Tuhanku besar, yang Mahakuasa,
tiada yang mustahil bagiNya.
Tuhanku besar, yang Mahakuasa,
tiada yang mustahil bagiNya.
Alam semesta serta isinya
dibuatNya baik semuanya.
Tuhanku besar, yang Mahakuasa
tiada yang mustahil bagiNya.

PKJ 140 - Tuhanku Berjanji

1.  Tuhanku berjanji dengan firmanNya;
segala diatasiNya.
Yang paling tak mungkin dimungkinkanNya,
bagi yang beriman padaNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

2.  Meski kau digoncang gelombang cemas,
firmanNya tetap jangkarmu,
dan biar manusia lemah dan fana,
firman Tuhan pegangan teguh.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

3.  Segalanya mungkin dengan firmanNya;
percaya dan aminkanlah!
JanjiNya selalu ditepatiNya,
tidak akan dipungkiriNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

4.  Yang Mahakuasa, Khalik semesta,
mencipta dengan firmanNya.
Tak ada mustahil dihadapanNya;
alam raya dip’rintahkanNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

PKJ 148 - T’rima Kasih Ya Tuhanku

1.  T’rima kasih ya Tuhanku,
atas hari pemberianMu.
Hari baru limpah rahmat
dan dipenuhi oleh kasihMu.
Kaucurahkan pada umatMu,
Kaucurahkan pada umatMu.

2.  T’rima kasih atas waktu
yang Dikau tawarkan padaku,
agar dalam masa muda
aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu,
yang besar dan mulia itu.

3.  ‘Kan kupakai waktu itu
melakukan tanggung jawabku
dan menolong sesamaku
menurut firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu,
kar’na itu makna kasihMu.

4.  Puji syukur kuucapkan
atas waktu yang Kauciptakan.
Kutaati, kuhargai
di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman,
agar nyata hidup beriman.

PKJ 158 - Tuhan, B’rilah Rahmatmu

1.  Tuhan, b’rilah rahmatMu bagi kedua mempelai;
rumah tangganya penuh kasih sayang mesra.
Limpahkan damai dalam cintanya
agar padu dalamMu bahagia kekal.

2.  Di setiap langkahnya firmanMulah pemandunya.
Janji yang diikrarkan biar kokoh teguh.
B’rilah berkatMu dalam cintanya;
curahkanlah kasihMu, sukacita penuh.

3.  T’rima kasih, ya Tuhan, Kaupersatukan mempelai.
B’rilah keturunannya membawa bahagia.
Hanya kasihMu dasar cintanya.
Dalam rumah tangganya Tuhan hadir tetap.

PKJ 166 - Tenang Dan Sabarlah

1.  Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Tahan derita, jangan mengeluh.
Serahkan sajalah pada Tuhanmu
segala duka yang menimpamu.
Allah setia, tak mengecewakan
yang di naunganNya ingin berteduh.

2.  Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Biarkan Tuhan yang memimpinmu,
sebab di tangan Allah masa lampau,
dikendalikan masa depanmu.
Gelombang dahsyat tak kan menerpamu
kar’na di bawah kuasa Tuhanmu.

3.  Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
bila berpulang sobat terdekat
dan ‘kau dirundung oleh kesedihan,
Tuhan mengangkat duka yang berat.
Kasih karunia akan kau terima
dari Tuhanmu, Sumber Alhayat.

4.  Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Sebentar lagi saat tibalah
bahwa engkau berjumpa dengan Dia
yang menghiburmu di masa lelah.
Di sanalah engkau ‘kan memujiNya,
menyanyi riang s’lama-lamanya.

PKJ 170 - Terbitlah Kini Sang Matahari

1.  Terbitlah kini Sang Matahari
sebagai tanda hari yang baru.
Seluruh alam diterangi
dan kegelapan sudah berlalu.
Reff:
Lebih dahulu kita lakukan:
Mengucap syukur kepada Tuhan,
karena Dia yang menjadikan
malam gelap dan siang terang.

2.  Seluruh satwa riang bernyanyi
menyambut pagi dengan ceria.
Kita pun patut bert’rima kasih
kepada Allah, Maha Pencipta.
Reff:
Lebih dahulu kita lakukan:
Mengucap syukur kepada Tuhan,
karena Dia yang menjadikan
malam gelap dan siang terang.

3.  Apa pun juga kita lakukan
di dalam tugas dan tutur kata,
kita lakukan di dalam Tuhan,
sambil bersyukur kepada Allah.
Reff:
Lebih dahulu kita lakukan:
Mengucap syukur kepada Tuhan,
karena Dia yang menjadikan
malam gelap dan siang terang.

PKJ 176 - Tuhan Memberikan Kita Tanah Air

1.  Tuhan memberikan kita
tanah air yang merdeka.
Juga kedaulatan rakyat
di persada Indonesia.
Reff:
Tuhan, ajarlah kami
supaya arif bijaksana
serta senantiasa
membukakan diri.
Bersemangat kasih,
saling menjalin pengertian,
kami membina dan
membangun bangsa ini.

2.  Orang angkuh dan serakah
melecehkan keadilan;
oleh nafsu berkuasa
hukum rimba dihalalkan.
Reff:
Tuhan, ajarlah kami
supaya arif bijaksana
serta senantiasa
membukakan diri.
Bersemangat kasih,
saling menjalin pengertian,
kami membina dan
membangun bangsa ini.

3.  Tuhan, kami ini latah,
angkuh mengandalkan diri,
hingga kami terjerumus,
jatuh di lembah derita.
Reff:
Tuhan, ajarlah kami
supaya arif bijaksana
serta senantiasa
membukakan diri.
Bersemangat kasih,
saling menjalin pengertian,
kami membina dan
membangun bangsa ini.

4.  Tuhan, lihat bangsa kami
diterjang gelombang ribut.
Tolong kami mengatasi
kemelut dan kehancuran.
Reff:
Tuhan, ajarlah kami
supaya arif bijaksana
serta senantiasa
membukakan diri.
Bersemangat kasih,
saling menjalin pengertian,
kami membina dan
membangun bangsa ini.

PKJ 185 - Tuhan Mengutus Kita

1.  Tuhan mengutus kita ke dalam dunia
bawa pelita kepada yang gelap.
Meski dihina serta dilanda duka,
harus melayani dengan sepenuh.
Reff:
Dengan senang, dengan senang,
marilah kita melayani umatNya.
Dengan senang, dengan senang,
berarti kita memuliakan namaNya.

2.  Tuhan mengutus kita ke dalam dunia
bagi yang sakit dan tubuhnya lemah.
Meski dihina serta dilanda duka,
harus melayani dengan sepenuh.
Reff:
Dengan senang, dengan senang,
marilah kita melayani umatNya.
Dengan senang, dengan senang,
berarti kita memuliakan namaNya.

3.  Tuhan mengutus kita ke dalam dunia
untuk yang miskin dan lapar berkeluh.
Meski dihina serta dilanda duka,
harus melayani dengan sepenuh.
Reff:
Dengan senang, dengan senang,
marilah kita melayani umatNya.
Dengan senang, dengan senang,
berarti kita memuliakan namaNya.

4.  Tuhan mengutus kita ke dalam dunia
menolong yatim dan orang yang resah.
Meski dihina serta dilanda duka,
harus melayani dengan sepenuh.
Reff:
Dengan senang, dengan senang,
marilah kita melayani umatNya.
Dengan senang, dengan senang,
berarti kita memuliakan namaNya.

5.  Tuhan mengutus kita ke dalam dunia
untuk melawat orang terbelenggu.
Meski dihina serta dilanda duka,
harus melayani dengan sepenuh.
Reff:
Dengan senang, dengan senang,
marilah kita melayani umatNya.
Dengan senang, dengan senang,
berarti kita memuliakan namaNya.

Jumat, 23 November 2012

NKB 207 - Taat, Setia, Bertekad Yang Bulat


1.  Taat, setia, bertekad yang bulat,
itulah janji Tuhan padamu.
Di bawah panji yang mulia berdaulat,
kami ‘kan angkat perang bagimu.
Reff:
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Tiup serunai dan maju terus!
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Kristuslah Raja serta Penebus!

2.  Taat, setia, teguh bersekutu
dengan Engkau, ya Pemimpin besar.
Kar’na penuh kasih sayang padaMu
kami sedikit pun tidak gentar.
Reff:
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Tiup serunai dan maju terus!
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Kristuslah Raja serta Penebus!

3.  Taat, setia, ya Raja abadi,
pimpinlah kami berjuang terus.
Tundukkanlah kehendak hati kami,
buat di sana takhtaMu kudus.
Reff:
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Tiup serunai dan maju terus!
Angkat semboyan, jangan diamkan!
Kristuslah Raja serta Penebus!